New Maju Indonesia Ku

Showing posts with label IRAN. Show all posts
Showing posts with label IRAN. Show all posts

Friday, March 22, 2013

Indonesia Dan China Sepakat Tingkatkan Kegiatan Latihan Militer Kedua Negara

Jakarta – Selain menjadi ajang saling bertukar pikiran dalam menghadapi tantangan global saat ini, Forum JIDD 2013 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI juga menjadi ajang pertemuan bagi pemimpin-pemimpin pertahanan dan militer dari berbagai negara guna meningkatkan saling kepercayaan dan mempererat hubungan kerjasama pertahanan.

“Hampir semua delegasi itu memanfaatkan untuk bertemu dan berkonsultasi dalam rangka meng-up-date posisi dari Defense Cooperation baik antara Indonesia dengan delegasi negara lain, maupun antar delegasi dari suatu negara dengan delegasi negara lain”, ungkap Wamenhan RI Sjaafrie Sjamsoeddin usai menerima kunjungan Wamenhan China Lieut. Gen. Qi Jianguo dilanjutkan dengan Wamenhan Iran Brigjen Kalantari , Kamis (21/3) di JCC, Jakarta.

Terkiat dengan pertemuannya dengan Wamenhan China, Wamenhan RI menjelaskan bahwa Indonesia dan China sepakat untuk mengkorfirmasikan kegiatan - kegiatan kerjasama di bidang pertahanan di tahun 2013 dan 2014 yaitu dengan meningkatkan jumlah kegiatan capacity building yang terdiri dari latihan kedua militer baik Angkatan Darat, Angkatan Laut maupun Angkatan Udara.

Selain itu, China juga memberikan peluang bagi para perwira TNI mulai dari tingkat perwira pertama sampai dengan perwira tinggi untuk mengikuti pendidikan di Beijing. Pihak Kemhan China juga turut berkontribusi dalam pembangunan Peace Keeping Centre yang sedang dibangun oleh Indonesia.

Dalam upaya meningkatkan dan mempererat hubungan kerjasama pertahanan kedua negara, menurut Wamenhan pada tahun ini Menhan China dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia, setelah China mengadakan pergantian kepemimpinan tingkat nasional yang kini sedang berlangsung. “Kita akan memantapkan kegiatan bilateral meeting antara Kemhan RI dan Kemhan China”, ungkap Wamenhan.

Indonesia – Iran Akan Adakan Kolaborasi di Bidang Riset dan Teknologi Pertahanan Sementara terkait dengan pertemuannya dengan Wamenhan Iran, Wamenhan RI menjelaskan bahwa pertemuan tersebut antara lain membicarakan berbagai hal untuk menjajaki sejumlah peluang kerjasama pertahanan sebagai tindak lanjut dari pertemuan dari kedua pemimpin pemerintahan.

Secara khusus kedua Wamenhan dalam kesempatan tersebut membicarakan peluang kerjasama di bidang industri pertahanan dimana Wamenhan Iran menginformasikan sejumlah perkembangan teknologi pertahananannya mulai dari tingkat menengah sampai kepada tingkat teknologi tinggi. Sedangkan Wamenhan RI menyampaikan bahwa saat ini Indonesia juga sedang memulai pembangunan industri pertahanan dalam negeri .

“Jadi kita akan mengadakan suatu kolaborasi di bidang riset dan teknologi pertahanan yang sudah dirancang oleh Kemenristek dimana Kemhan juga akan berada didalamnya”, ungkap Wamenhan RI.

Selain menerima Wamenhan China dan Wamenhan Iran, sebelumnya pada hari pertama penyelenggaraan JIDD 2013, Rabu (20/3) Wamenhan RI telah menerima Commander of King Faisal Naval Base (Jeddah) Rear Admiral Staff Mueidh Bin Abdulrahman Alshamrani, Wamenhan Brunei Darussalam Dato Paduka Haji Mustappa bin Haji Sirat, DPMB, SMB, PJK, PIKB, BA, dan Spanish Secretary General of Defense Policy D. Alejandro Enrique Alvaro Gonzalez San Martin.

Selama dua hari penyelenggaraan JIDD 2013, pejabat Kemhan RI baik Menhan Purnomo Yusgiantoro, Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Sekjen Letjen TNI Budiman menerima sejumlah Delegasi dari negara sahabat yang turut berpartisipasi dalam JIDD 2013. Dalam pertemuan dengan sejumlah delegasi yang merupakan pejabat tinggi pertahanan dari negara sahabat, dibicarakan upaya – upaya meningkatkan hubungan kerjasama pertahanan Indonesia dengan negara sahabat.(DMC/WDN)
Continue reading →

Monday, October 31, 2011

Iran Rancang Pesawat Tempur Baru

Birjand - Menteri Pertahanan Iran, Ahmad Vahidi, mengatakan, Republik Islam Iran mengagenda pembuatan jet-jet tempur baru. Brigadir Jenderal Vahidi menegaskan, Angkatan Udara Iran bekerja sama dengan para dari Departemen Pertahanan dalam pembuatan pesawat militer baru itu.

"Jet-jet tempur itu berbeda. Pemeliharaan, perbaikan, perancangan dan pembuatan pesawat tempur seperti Azarakhsh, Saeqeh, serta pesawat baru lainnya itu merupakan tanda jenius pengetahuan dan teknologi dalam negeri, dan booming industri pertahanan negara dalam puncak sanksi sepihak yang diberlakukan AS," katanya.

Ia menyebutkan beberapa faktor, seperti keberanian tentara Iran dalam menjalankan misi mereka dan kenyataan bahwa ribuan tentara muda jadi martir telah membantu Iran untuk meraih posisi seperti sekarang.

Vahidi juga mengumumkan pengiriman kapal selam baru Angkatan Laut Republik Islam Iran pada Agustus lalu guna melaksanakan misi di perairan Teluk Persia. Kapal selam itu dilengkapi teknologi mutakhir dan persenjataan canggih, berkemampuan manuver tinggi dan punya kemampuan yang cocok untuk operasi bawah air. (KOMPAS/WDN)
Continue reading →

Wednesday, July 20, 2011

UAV Milik AS Ditembak Jatuh Di Iran

Teheran – Iran menembak jatuh sebuah pesawat pengintai tak berawak yang berada di situs nuklir Fordu. Seperti dilaporkan sebuah situs pemerintah, Rabu, 20 Juli 2011, penembakan itu terjadi sehari setelah Iran membenarkan pembuatan mesin pengayaan uranium generasi baru.

“Sebuah pesawat pengintai tak berawak Amerika Serikat yang terbang di kota suci Qom dekat situs pengayaan uranium Fordu ditembak jatuh oleh unit pertahanan udara Garda Revolusi,” kata anggota parlemen Iran, Ali Aghazadeh Dafsari, seperti dikutip Youth Journalist Club yang berafiliasi dengan TV Pemerintah Iran.

Menurut Dafsari, pesawat itu berusaha mengumpulkan informasi tentang lokasi situs. Namun, dia tidak memberikan penjelasan lebih detail soal itu. Dia juga tidak menyebutkan kapan insiden itu terjadi.

Situs Fordu yang dibangun rahasia di sebuah bunker di pegunungan dekat Qom diakui oleh Iran setelah badan intelijen Barat mengidentifikasinya 2009 lalu. Januari lalu, Iran juga mengumumkan telah menembak jatuh dua pesawat pengintai tak berawak barat di Teluk.

Dimintai konfirmasi, Pentagon membantah hal itu. Namun, mereka mengakui beberapa pesawat pengintai pernah jatuh karena kegagalan mesin.(TEMPO/WDN)
Continue reading →

Wednesday, June 29, 2011

Iran Sukses Melakukan Ujicoba 14 Rudal

Beijing - Media Pemerintah Iran mengatakan negara itu berhasil menguji tembak 14 rudal. Latihan hari Selasa oleh Garda Revolusi dilakukan satu hari setelah negara itu meluncurkan rudal bawah tanah untuk pertama kalinya.

Laporan hari Senin memperlihatkan gambar peluncuran bawah tanah untuk rudal Shahab-3, roket permukaan ke permukaan dengan jangkauan maksimum lebih dari 2.000 kilometer.

Analis mengatakan rudal itu dapat mencapai Israel, Eropa Timur, dan pangkalan AS di Teluk Persia.

Kementerian Luar Negeri negara itu mengklaim Barat saat ini khawatir tentang kekuatan Iran untuk membela diri. Selain itu, kekuatan asing tidak dapat dengan mudah mengejar kepentingan mereka di wilayah tersebut.

Iran melakukan latihan militer setiap tahun dan sering meluncurkan senjata dan sistem militer baru.

AS dan Israel sebelumnya mengatakan mereka tidak mengesampingkan serangan udara terhadap Iran jika upaya diplomatik mereka gagal.(TEMPO/WDN)
Continue reading →

Tuesday, June 28, 2011

Iran Mengklaim Dapat Memproduksi Rudal Jarak Jauh

Teheran - Komandan Senior Garda Revolusi Iran mengklaim negaranya mampu memproduksi rudal jarak jauh bahkan lebih jauh dari rudal yang dimiliki saat ini.

Namun, Iran belum akan memproduksi rudal tersebut karena pangkalan militer AS dan Israel di teluk masih dapat dijangkau oleh rudal yang ada saat ini, demikian diungkapkan Amir Ali Hajizadeh, Komandan AU Garda Revolusi Iran, Selasa (28/6), dalam latihan perang selama 10 hari sebagai ajang unjuk gigi kemampuan teknologi perang Iran.

Menurut Hajizadeh, rudal yang ada saat ini mampu menjangkau 2.000 km, itu berarti pangkalan AS dan Israel di Teluk Persia dan di bagian tenggara serta timur Eropa masih masuk dalam jangkauan Iran.

Rudal-rudal tersebut, lanjutnya, seperti rudal Shahab-3 dan Sajjil. memang dirancang khusus untuk menargetkan militer Israel dan AS, yang dianggap sebagai musuh utama Iran.

Sementara dari laporan intelijen barat dikatakan lain, Iran sedang berusaha memproduksi rudal-rudal antar benua dengan jarak tempuh hingga 6.000 km.(MI.Com/WDN)
Continue reading →

Sunday, May 15, 2011

PBB : Iran Dan Korut Lakukan Kerjasama Pengembangan Rudal Balistik Nuklir

Ilustrasi.

Jakarta - Sebuah laporan rahasia PBB menyatakan Korea Utara dan Iran nampaknya secara reguler melakukan pertukaran teknologi pembuatan misil balistik nuklir.

Dengan melakukan pertukaran teknologi, masih menurut hasil laporan itu, kedua negara melanggar sanksi yang dijatuhkan PBB.

Laporan itu juga menyebut pertukaran dilakukan melalui negara ketiga. Sejumlah diplomat yang tidak ingin disebut namanya kepada Reuters menduga keras negara ketiga itu adalah Cina.

Laporan ini akan semakin memperkuat kecurigaan dunia terhadap dugaan kerjasama nuklir Iran dan Korea Utara.

Selain itu, laporan ini menyulut keprihatinan atas komitmen Cina dalam mendukung sanksi terhadap Teheran dan Pyongyang terkait pengembangan program nuklir.

Laporan itu diserahkan sebuah Panel Pakar PBB kepada Dewan Keamanan, Jumat (13/5) lalu.

Panel ini beranggotakan para pakar yang melakukan monitor terhadap pelaksanaan sanksi PBB terhadap Pyongyang setelah Korea Utara melakukan tes nuklir pada 2006 dan 2009.

Sanksi PBB itu antara lain melarang penjualan nuklir dan pertukaran teknologinya dengan Korea Utara, termasuk embargo persenjataan.

PBB juga melarang transaksi dagang dengan sejumlah perusahaan Korea Utara, membekukan aset dan larangan bepergian untuk sejumlah individu Korea Utara.

"Barang-barang yang terkait misil balistik yang dilarang diduga telah berpindah antara Korea Utara dan Iran dalam penerbangan reguler Air Koryo dan Iran Air," kata laporan itu

"Korea Utara juga menyewa pesawat jika dirasa barang yang akan dikirim akan mudah diketahui," lanjut laporan tersebut.

Sejumlah diplomat di Dewan Keamanan PBB menyatakan Cina nampaknya akan menentang publikasi laporan dewan pakar itu.(DETIK/WDN)
Continue reading →

Friday, March 18, 2011

Iran Gelar Uji Coba Roket Luar Angkasa

TEHERAN : Iran telah melakukan uji coba terhadap roket terbaru mereka yang mampu mengirimkan satelit dan mengangkut makhluk hidup ke luar angkasa. Hal itu diungkapkan kantor berita Iran IRNA, Kamis (17/3).

Dalam perkembangan terbaru program luar angkasa dan misil Iran yang dikhawatirkan Washington, roket luar angkasa Kavoshgar-4 diluncurkan pada Selasa (15/3) membawa kapsul yang didesain untuk membawa organisme hidup, sebagai uji coba untuk mengirimkan monyet pada peluncuran mendatang sebelum akhirnya mengirimkan manusia.

Peluncuran kali ini, tulis IRNA, bertujuan untuk menguji kinerja mesin, bagan peluncuran, kapsul, dan sistem elektronik roket tersebut.(MI.COM/WDN)
Continue reading →

Wednesday, March 2, 2011

Iran Akan Produksi Pesawat Tempur Canggih

illustrasi.

Teheran : Angkatan Udara Republik Islam Iran memulai kegiatan untuk merancang dan membangun pesawat jet tempur tercanggih, demikian dilaporkan siaran televisi berbahasa Inggris Iran, Press TV, Minggu (27/2).

Brigadir Jenderal Mohammadreza Karshki, komandan Angkatan Udara Iran, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan dalam proyek tersebut, yang masih dalam tahap awal.

Jet tempur tersebut dirancang berkemampuan serupa dengan F/A-18 buatan Amerika Serikat, sementara berbentuk seperti F-5E/F Tiger II, kata Press TV.

Pesawat pembom berkursi tunggal itu mampu mengintai pesawat musuh, melakukan perlawanan, membidik sejumlah tempat di darat, dan membawa berbagai jenis senjata dan peledak, kata laporan itu.

Iran pada Februari tahun lalu menyatakan telah berhasil menguji pesawat tempur siluman, yang tak dapat dijejaki radar, karena bentuk fisik dan bahan badan pesawat tersebut.(Analisa/WDN)
Continue reading →

Wednesday, February 23, 2011

Dua Kapal Angkatan Laut Iran Lintasi Terusan Suez


Kapal fregat Alvand milik Angkatan Laut Iran melintasi Terusan Suez, Selasa (22/2), bersama dengan kapal pendukung Kharg. Kedua kapal dilaporkan menjalani misi latihan menuju ke Laut Tengah dan Suriah, yang oleh Pemerintah Israel dianggap sebagai sebuah provokasi.

Ismailiya
, Selasa - Dua kapal Angkatan Laut Iran melintasi Terusan Suez, Selasa (22/2), untuk pertama kalinya sejak Revolusi Islam 1979 dalam misi latihan menuju Suriah. Tindakan ini membuat Israel berang dan menyebutnya sebagai sebuah provokasi.

”Kedua kapal itu masuk kanal hari Selasa sekitar pukul 5.45 (pukul 10.45 WIB),” ujar petugas kanal. Pada kondisi normal, kanal strategis sepanjang 163 kilometer itu dapat ditempuh dalam 12 hingga 14 jam. Pada tengah hari, kapal patroli fregat Alvand dan kapal pendukung Kharg telah melewati kota Ismailiya, yang terletak di pertengahan kanal.

Fregat Alvand biasanya dipersenjatai torpedo dan misil antikapal laut, sedangkan Kharg didukung oleh 250 awak kapal dan bisa didarati oleh tiga helikopter. Namun, kantor berita Mesir MENA mengatakan, kedua kapal itu tak membawa senjata kimia maupun nuklir.

Aksi Iran ini menjadi ujian hubungan antarnegara di Timur Tengah setelah tumbangnya Presiden Mesir Hosni Mubarak. Mesir adalah negara Arab pertama yang menandatangani kesepakatan damai dengan Israel dan perjanjian itu sangat penting bagi keamanan regional Israel.

Terusan Suez memotong Mesir yang memudahkan lalu lintas kapal dari Timur Tengah ke Eropa dan sebaliknya, tanpa perlu memutar lewat selatan Afrika. Mulut utara kanal di Port Said berjarak 100 kilometer dari perbatasan Israel dan perjalanan kedua kapal itu ke Suriah akan melewati Laut Tengah di sepanjang pantai Barat Israel.

”Kita berbicara soal kehadiran kapal militer Iran di Laut Tengah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal itu adalah provokasi yang harus disikapi segera oleh komunitas internasional,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Yigal Palmor.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu menyebut kedatangan dua kapan Iran ke Laut Tengah sebagai unjuk kekuatan. Menteri Luar Negeri Iran Avigdor Lieberman dengan tegas menyebutnya sebagai ”sebuah provokasi”.

”Saat ini kita melihat ketidakstabilan di kawasan ini dan Iran mengambil kesempatan untuk meluaskan pengaruhnya dengan mengirim dua kapal perang melewati Terusan Suez,” kata Netanyahu.

”Inisiatif Iran ini kami lihat sebagai sesuatu yang genting. Perkembangan terakhir ini menguatkan kebutuhan Israel soal keamanan,” tambah Netanyahu.

Ketegangan antara Iran dan Israel meningkat sejak Mahmoud Ahmadinejad menjadi Presiden Iran.(KOMPAS/WDN)
Continue reading →

Sunday, February 20, 2011

Israel Siap Sambut Kapal Perang Iran

Ilustrasi kapal perang Iran (Foto: ISNA)

YERUSALEM - Rencana Iran mengirimkan kapal perang ke Laut Mediterania melalui Terusan Suez, Mesir, dikecam Israel. Negera Yahudi pun bersiap menyambut kehadiran dua kapal perang Iran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menilai, Iran memanfaatkan kondisi di Timur Tengah yang tidak stabil untuk memperkuat pengaruhnya.

“Kita bisa menyaksikan betapa tidak stabilnya wilayah kita saat ini. Dalam situasi ini Iran mencoba mengambil keuntungan dengan meningkatkan dan melebarkan pengaruhnya dengan mengirim dua kapal perang melalui Terusan Suez,” ujar Netanyahu seperti dikutip Reuters, Minggu (20/2/2011).

Karena itu, lanjut Netanyahu, Israel mempersiapkan diri untuk mengantisipasi langkah-langkah yang akan dilakukan Iran. Israel, kata Netanyahu, harus mempersiapkan pengamanan terkait rencana-rencana Negeri Paramullah di kawasan tersebut.

Informasi mengenai rencana kapal perang Iran melintas pertama kali diungkapkan seorang pejabat Terusan Suez. Kapal perang Iran rencananya akan menuju Laut Mediterania melalui terusan yang terdapat di Mesir itu, Senin besok.

Ini akan menjadi kapal perang pertama Iran yang mengarungi Terusan Suez sejak revolusi 1979.(OKEZONE/WDN)
Continue reading →

Friday, January 7, 2011

Mantan Agen Mossad :Jangan Diserang Dulu, Iran Baru Punya Bom Nuklir 2015

Meir Dagan, mantan direktur Mossad

Program nuklir Iran mau tak mau membuat Israel cemas. Bahkan beberapa pejabat tinggi memunculkan usulan serangan militer pencegahan, demikian menurut penilaian intelijen yang dipublikasikan, Jumat (7/1)

Namun sikap terkini, Israel meyakini Iran tidak akan mampu memproduksi bom nuklir sebelum 2015. Direktur mata-mata Mossad yang telah pensiun, Meir Dagon, pada Kamis, menyatakan bahwa ada keyakinan baru pada Israel atas sanksi dan aksi rahasia--dipimpin AS--yang ditujukan untuk menghambat atau menghadang program pengayaan uranium Iran.

"Jika itu maksudnya, maka Iran tidak akan mencapai tingkat bom nuklir sebelum 2015," ujar Dagan. Sebelumnya, pada Juni 2009, Dagan sempat meyakini bahwa Iran dapat memiliki hulu ledak nuklirnya yang pertama pada 2014 dan menyampaikan kecemasan itu ke panel parlemen Israel.

Dagan, mantan jenderal yang mengabdi pada Mossad selama delapan tahun memang cukup berhati-hati dengan prospek menggunakan kekuatan senjata terhadap fasilitas nuklir Iran.

Serangan itu dapat memprovokasi Iran, yang menyangkal membuat bom, untuk berhenti dari Pakta Non-Proliferasi nuklir dan sebaliknya akan terus menggenjot program nuklirnya serta bebas dari pemeriksaan PBB.

"Israel jangan sampai mempercepat serangan ke Iran. Langkah itu dilakukan hanya bila pedang sudah di ujung leher," ujar Dagan.

Israel diasumsikan adalah satu-satunya negara yang memiliki persenjataan nuklir di kawasan Timur Tengah. Namun banyak pengamat mengatakan angkatan udara Israel terlalu kecil bila toh ingin melakukan serangan sendirian terhadap fasilitas nuklir Iran yang konon tersebar dan dibentengi kuat.

Israel juga waspada dengan risiko serangan balik dari Iran. Amerika Serikat selama ini selalu menegaskan tidak ingin menyaksikan perang di kawasan tersebut, namun seperti Israel, ia tak berkuasa untuk memaksa Iran menghentikan fasilitas nuklirnya.(REPUBLIKA/WDN)
Continue reading →

Monday, January 3, 2011

WikiLeaks: Iran Dapat Menyerang Israel Dalam 12 Menit

Ist

Situs pembocor dokumen rahasia WikiLeaks terus mengeluarkan kawat diplomatik milik pemerintah Amerika Serikat. Dalam kawat terbaru, terungkap, pemerintah Iran memiliki misil yang bisa menghancurkan Israel hanya dalam rentang waktu 10 hingga 12 menit.

Dalam kawat diplomatik yang dikirim Kedutaan AS di Tel Aviv ke Washington tersebut, Kepala Staf Pertahanan Israel, Letnan Jenderal Gabi Ashkenazi mengatakan kemampuan Iran itu di hadapan delegasi anggota kongres AS yang dipimpin Ike Skelton pada November 2009. Menurut Ashkenazi pemerintah Iran memiliki 300 misil yang bisa menyerang Israel dalam waktu 12 menit.

Meski Iran ancaman bagi Israel, dalam kawat tersebut diungkapkan Ashkenazi lebih khawatir dengan kekuatan Hamas yang mengendalikan Gaza dan perbatasan barat Israel. Dia juga cemas dengan kekuatan Hezbollah di Lebanon. Menurut Ashkenazi Hezbollah punya 40 ribu roket. "Sedangkan Hamas kemungkinan juga mampu membombardir Tel Aviv, kota terpadat Israel," kata Ashkenazi.

Untuk mengantisipasi serangan Hamas dan Hezbolla, Ashkenazi mengungkapkan telah mempersiapkan diri. Bahkan untuk perang skala besar sekali pun. "Serangan-serangan roket itu merupakan ancaman serius bagi kami, karena itu kami menyiapkan diri, termasuk menyiapkan roket-roket untuk pertahanan," kata dia. (Tempo/WDN)
Continue reading →

Iran 'tembak pesawat pengintai Barat'

Iran mengklaim sudah banyak pesawat pengintai Barat yang ditembak

Seorang komandan senior Iran dikutip mengatakan, Pasukan Pengawal revolusi Iran menembak jatuh dua "pesawat mata-mata Barat" di kawasan Teluk.

"Banyak" pesawat pengintai Barat lain juga sudah ditembak jatuh dalam periode waktu yang tidak disebutkan, demikian komandan itu dikutip kantor berita Fars.

Tetapi perwira itu, Kepala Angkatan Udara Pasukan Pengawal Revolusi Amir Ali Hajizadeh, tidak memberikan bukti yang mendukung pernyataannya.

Dia mengatakan ini merupakan pertama kalinya berita mengenai insiden seperti itu dilaporkan.

Pesawat-pesawat pengintai itu sebagian besar digunakan di Irak dan Afghanistan tetapi juga terjadi "sejumlah pelanggaran di kawasan kita", kata Hajizadeh.

Pasukan Pengawal Revolusi Iran didirikan menyusul revolusi Islam tahun 1979 dan para komandannya sering menyampaikan berbagai peringatan kepada Israel.

Bulan Agustus lalu Iran mengumumkan pesawat pengintai baru yang dilaporkan dibuat di dalam negeri untuk pertama kalinya yang bernama Karrar.

Pesawat tak berawak itu dilaporkan bisa terbang sejauh 1.000 kilometer dan bisa mengangkut bom seberat 115 kg.

Tidak ada verifikasi independen terhadap klaim terbaru Iran itu.(BBC IND/WDN)
Continue reading →

Total Pageviews

Blog Archive

Labels

Followers